Aneka Pakaian Sepatu Yang Berkualitas- Toko Baju Batik.com

<

KBRN, Medan : Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Batubara menolak gugatan calon Bupati Batubara, RM Harry Nugroho terkait pengunduran dirinya dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batubara 2018. Penolakan tersebut disampaikan dalam sidang putusan musyawarah sengketa Pilkada Batubara, Jumat (2/3/2018) sore.Ketua Panwaslih Batubara, Ade Sutoyo mengatakan, pihaknya memutuskan menolak permohonan RM Harry Nugroho selaku pemohon, karena banyak pertimbangan hukum.“Kita menolak seluruh permohonan dan menguatkan keputusan KPU Batubara, karena memang itu (pengunduran diri) tidak ada diatur dalam peraturan,” kata Ade, Sabtu (3/3/2018).Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 pasal 6, ayat 6, balon kepala daerah tidak boleh mengundurkan diri setelah pendaftaran.Ade menuturkan, ada tiga poin keputusan Panwaslih Batubara dalam sidang putusan musyawarah sengketa Pilkada Batubara tersebut. Pertama, menolak permohonan pemohon, kemudian, menguatkan putusan KPU dan ketiga, meminta KPU menjalankan putusan tersebut, yakni tetap menjalankan tahapan Pilkada Batubara dimana Harry Nugroho sebagai salah satu calon.Dikatakan Ade, dengan ditolaknya permohonan tersebut, maka Harry Nugroho harus melaksanakan tahapan Pilkada Batubara sebagai calon bupati.Harry Nugroho menggugat KPU Batubara karena keberatan ditetapkan sebagai calon bupati dalam Pilkada Batubara 2018. Sebab ia sudah menyampaikan pengunduran diri kepada KPU sebelum penetapan.Namun pada 12 Februari lalu, KPU tetap menetapkan Harry Nugroho dan pasangannya Muhammad Syafii sebagai calon bupati dan wakil bupati Batubara yang akan berlaga di Pilkada 2018. Dalam Pilkada Batubara 2018, Harry Nugroho-M Syafii diusung empat partai politik, yakni Nasdem, Hanura, PKS dan PAN. (Wid/WDA)

>

Booking Hotel, Villa, Apartemen, Rusun ....

Booking.com
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline